Film N5M Segera Syuting di Indonesia dan Inggris

press_confFilm "Negeri 5 Menara" yang diadaptasi dari novel laris karya Ahmad Fuadi memulai pengambilan gambar Agustus 2011. Syuting akan diadakan di Indonesia dan di Inggris. Di Indonesia akan dimulai di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, yang merupakan almamater Fuadi.

"Kemudian syuting tahap dua akan dilaksanakan di kota Bandung setelah Lebaran. Berikutnya akan diambil di Bukittinggi dan Danau Maninjau, Sumatera Barat. Kemudian yang terakhir akan diambil langsung di kota London, Inggris," kata sutradara film itu Affandi Abdul Rachman dalam acara syukuran sebelum syuting di Planet Hollywood Jakarta, akhir Juli 2011

Para pemainnya dipilih bintang-bintang yang masih muda seperti Doni Alamsyah, Andhika Pratama, David Chalik, Inez Tagor, Mario Irwinsyah hingga pendatang baru seperti Eriska Rein dan Merayni Fauziah.


Sementara aktor kawakan Ikang Fauzi akan memerankan Kiai Rais, pimpinan Pondok Madani, dimana Alif, sang tokoh utama, menimba ilmu. 

Pemeran Sahibul Menara (enam sahabat karib dalam novel Negeri 5 Menara) dibintangi 6 anak hasil  "casting dan open casting" selama 3 bulan di Jakarta dan kota lain seperti Depok, Padang, Medan, Bandung, Surabaya dan Makassar. Mereka adalah Gazza Zubizzaretha sebagai Alif (pemeran utama), Ernest Samudera sebagai Said, Billy Sandi sebagai Baso, Rizki Ramdani sebagai Atang, Aris Adnanda Putra sebagai Dulmadjid dan Jiofani Lubis sebagai Raja. Setelah workshop dan pelatihan intensif selama lebih dari sebulan, mereka diharapkan dapat menjadi personifikasi yang tepat dari penggambaran di novel, ujarnya.

"Semoga dengan persiapan yang cukup, kami bisa memastikan kalau film Negeri 5 Menara bisa mencapai ekspektasi kualitas dari para penonton. Penonton film Indonesia mulai picky (pemilih), jadi kita harus pintar-pintar menciptakan sebuah film yang segar, memiliki cerita yang kuat, modern dan menghibur," kata Salman Aristo, penulis skenario.

Sedangkan penulis novel "Negeri 5 Menara" Ahmad Fuadi mengaku sangat antusias dan tidak sabar menunggu bagaimana film ini akan menggambarkan novel karyanya. "Niat awal saya menulis adalah untuk bisa berbagi semangat dan inspirasi melalui cerita trilogi Negeri 5 Menara. Semoga dengan adanya film ini, inspirasi ini semakin menyebar luas dan bisa dinikmati lebih banyak orang. Dan mantera `man jadda wajada` (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil) yang menjadi spirit novel saya, bisa diletupkan di setiap adegan dan alur cerita film ini," katanya.

Saat ini penjualan buku Negeri 5 Menara masuk ke dalam rekor penjualan buku terbanyak Gramedia yang pernah diraih selama 37 tahun, yaitu dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun, telah dicetak sebanyak 12 kali dengan oplah lebih dari 200.000 eksemplar. 

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Beats By Dr Dre  - Dr Dre Beats |2012-01-06 09:47:18
buy link:http://www.monsterbeatsbydrdrepros.com/monster-beats-studio-c-2.html, link:http://www.monsterbeatsbydrdrepros.com/monster-beats-pro-c-1.html online with cheap price

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Last Updated ( Thursday, 27 October 2011 17:37 )

Apa Kata Para Tokoh

andy-20noya-small2 Andy F. Noya, host talkshow KickAndy


“Kisah inspiratif dengan selipan humor khas pondok. Jarang ada novel yang bercerita tentang apa yang terjadi di balik sebuah pondok yang penuh teka -teki. Buku ini sarat dengan vitamin bagi jiwa kita.”

habibie-pemiluindonesiacom

BJ Habibie

"Novel yang berkisah tentang generasi muda bangsa ini penuh motivasi, bakat, semangat, dan optimisme untuk maju dan tidak kenal menyerah, merupakan pelajaran yang amat berharga bukan saja sebagai karya seni, tetapi juga tentang proses pendidikan dan pembudayaan untuk terciptanya sumberdaya insani yang handal."

Riri_riza_wikimedia.orgRiri Riza

" Masa remaja  selalu meninggalkan bekas yang kuat, penuh nostalgia.  Fuadi mengolah nostalgia menjadi novel yang menyentuh, sekaligus menjadi diskusi kritis sekaligus simpatik tentang pendidikan kehidupan. Negeri Lima Menara adalah kisah enam anak muda berbeda warna menembus pendidikan pesantren menuju dunia,  sebuah kisah yang menggelitik... "

hasanKH Hasan A. Sahal, Pimpinan Pondok Modern Gontor, Ponorogo

Novel ini bercerita bahwa ”pesantren kemasyarakatan” bebas mendidik anak bangsa dalam keislaman dan keilmuan. Alumninya dengan menumpang ”perahu moral” bisa melesat ke seantero bumi Sang Pencipta, untuk bermanfaat, bukan hanya dimanfaatkan. Semoga pembaca cerdas dan jujur menggali nilai-nilai fitri manusiawi darinya. Selamat menikmati.

farhan-krosceknews.comFarhan, Penyiar dan Pembawa Acara

Membaca mantera sakti man jadda wa jada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Seperti steroid untuk badan yang sudah remuk oleh usia, amphetamine untuk pikiran yang keruh oleh masalah dan antibiotik yang mengusir parasit-parasit yang melemahkan ! Aku terhenyak, terbangun dari peraduan, tempat membenamkan diri berpaling dari masalah, dengan alasan fatigue ! Bukan dengan amarah dendam tapi dengan semangat inspirasi untuk bangkit dan arif memandang tantangan.

liddle-voanews.comBill Liddle, profesor ilmu politik, Ohio State University, Columbus Ohio, AS

Pada masa Orde Baru, jutaan anak santri bermimpi dan berjuang untuk menjadi orang modern yang mampu hidup di mana-mana.  Melalui kisah enam teman sekelas di sebuah pondok modern yang terinspirasi kisah nyata, Fuadi berhasil menciptakan kembali ciri-ciri khas budaya masa itu, terutama kepercayaannya bahwa kunci sukses pribadi adalah kesungguhan dan keikhlasan.  Juga sesuai zamannya, tokoh-tokoh Fuadi sama sekali tidak mempersoalkan absahnya pemerintahan Suharto atau keyakinan mereka sendiri sebagai orang yang beragama.  Novel ini perlu dibaca oleh setiap orang, baik Muslim maupun non-Muslim, yang ingin mengerti fondasi budaya kelas menengah zaman Reformasi.

helvy-facebookHelvy Tiana Rosa, Sastrawan dan Dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNJ

Novel ini antara lain bertutur tentang hubungan yang menyentuh antara anak dan ibu serta murid dan guru. Akhirnya kita yakin haqqul yakin, bahwa kombinasi patuh kepada ibu, hormat kepada guru dan usaha pantang menyerah adalah rumus sukses yang tak terlawankan. Berbahagialah para ibu yang telah membawa beragam keajaiban dan kemungkinan buat anaknya. Layak dibaca para ibu yang bermimpi membesarkan anak-anak terbaik.

Komentar tokoh lain bisa dilihat di menu "Apa Kata Para Tokoh"

Login Form
Statistik
Content View Hits : 769467