Yuk Nulis Bareng dengan A. Fuadi

Ajakan Nulis Buku Bareng: pengalaman man jadda wajada

 

Menulis Kisah Reflektif “Man Jadda Wajada” bareng A. Fuadi

Tema: "Berjalan Menembus Batas"

Yuk ikutan menulis kisah reflektif “Man Jadda Wajada” bareng A. Fuadi dengan tema "Berjalan Menembus Batas."

Silakan tulis pengalaman hidup Anda maupun orang lain yang memiliki KETERBATASAN, baik fisik, ekonomi, lingkungan, dan sebagainya. Dalam tulisan Anda, ceritakan bahwa keterbatasan tersebut bukanlah halangan untuk mengukir prestasi dalam bidang apa pun. Misalnya Pak Sidiq (peraih Kick Andy Award 2010). Beliau memiliki keterbatasan fisik (tidak punya kaki) tapi dengan semangat dan pantang menyerah bisa "menaklukkan" Jakarta (Heroes, Bentang Pustaka 2011).

Naskah yang terpilih akan disertakan dengan tulisan A. Fuadi dan diterbitkan oleh Bentang Pustaka.

Syarat-syarat dan ketentuan:

  • Panjang tulisan sekitar 10 halaman, Times New Roman spasi 2, Font 12, kertas A4.
  • Belum pernah dimuat dan dipublikasikan di media mana pun
  • Kirimkan tulisan Anda dalam bentuk file ke email redaksi:  This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it dengan subjek: BERJALAN MENEMBUS BATAS
  • Tulis biodata Anda dalam bentuk narasi di bawah tulisan Anda beserta alamat lengkap dan nomor telepon.
  • Tulisan yang terpilih berhak mendapatkan fee sebesar Rp 300.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah) dan mendapat paket buku dari Bentang Pustaka, termasuk buku Berjalan Menembus Batas: Man Jadda Wajada Series (jika sudah terbit).
  • Naskah diterima paling lambat 27 Mei 2011.

 

Catatan: Semua naskah tulisan masuk ke redaksi Bentang, bukan langsung ke saya. Pertanyaan bisa disampaikan ke email di atas ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Yumna  - Pengumuman |2011-06-13 14:33:11
kapan ni pengumumannya...???
di tunggu ya...
sukses untuk kak fuadi dan semuanya...
yulvina |2011-05-17 06:59:28
bang ada blasan email ga? Nk dah msuk?
Andy Hardiyanti  - Maksimal cerita yang dikirim berapa? |2011-05-17 02:34:24
Mau nanya neh,bang fuadi..
Apa ada batasan maksimal cerita yang dikirim untuk tiap orangnya? Apa satu orang boleh mengirim lebih dari satu cerita? :0
Andy Hardiyanti  - Maksimal cerita yang dikirim berapa? |2011-05-17 02:34:22
Mau nanya neh,bang fuadi..
Apa ada batasan maksimal cerita yang dikirim untuk tiap orangnya? Apa satu orang boleh mengirim lebih dari satu cerita? :0
Andy Hardiyanti  - Maksimal cerita yang dikirim berapa? |2011-05-17 02:34:13
Mau nanya neh,bang fuadi..
Apa ada batasan maksimal cerita yang dikirim untuk tiap orangnya? Apa satu orang boleh mengirim lebih dari satu cerita? :0

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Apa Kata Para Tokoh

andy-20noya-small2 Andy F. Noya, host talkshow KickAndy


“Kisah inspiratif dengan selipan humor khas pondok. Jarang ada novel yang bercerita tentang apa yang terjadi di balik sebuah pondok yang penuh teka -teki. Buku ini sarat dengan vitamin bagi jiwa kita.”

habibie-pemiluindonesiacom

BJ Habibie

"Novel yang berkisah tentang generasi muda bangsa ini penuh motivasi, bakat, semangat, dan optimisme untuk maju dan tidak kenal menyerah, merupakan pelajaran yang amat berharga bukan saja sebagai karya seni, tetapi juga tentang proses pendidikan dan pembudayaan untuk terciptanya sumberdaya insani yang handal."

Riri_riza_wikimedia.orgRiri Riza

" Masa remaja  selalu meninggalkan bekas yang kuat, penuh nostalgia.  Fuadi mengolah nostalgia menjadi novel yang menyentuh, sekaligus menjadi diskusi kritis sekaligus simpatik tentang pendidikan kehidupan. Negeri Lima Menara adalah kisah enam anak muda berbeda warna menembus pendidikan pesantren menuju dunia,  sebuah kisah yang menggelitik... "

hasanKH Hasan A. Sahal, Pimpinan Pondok Modern Gontor, Ponorogo

Novel ini bercerita bahwa ”pesantren kemasyarakatan” bebas mendidik anak bangsa dalam keislaman dan keilmuan. Alumninya dengan menumpang ”perahu moral” bisa melesat ke seantero bumi Sang Pencipta, untuk bermanfaat, bukan hanya dimanfaatkan. Semoga pembaca cerdas dan jujur menggali nilai-nilai fitri manusiawi darinya. Selamat menikmati.

farhan-krosceknews.comFarhan, Penyiar dan Pembawa Acara

Membaca mantera sakti man jadda wa jada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Seperti steroid untuk badan yang sudah remuk oleh usia, amphetamine untuk pikiran yang keruh oleh masalah dan antibiotik yang mengusir parasit-parasit yang melemahkan ! Aku terhenyak, terbangun dari peraduan, tempat membenamkan diri berpaling dari masalah, dengan alasan fatigue ! Bukan dengan amarah dendam tapi dengan semangat inspirasi untuk bangkit dan arif memandang tantangan.

liddle-voanews.comBill Liddle, profesor ilmu politik, Ohio State University, Columbus Ohio, AS

Pada masa Orde Baru, jutaan anak santri bermimpi dan berjuang untuk menjadi orang modern yang mampu hidup di mana-mana.  Melalui kisah enam teman sekelas di sebuah pondok modern yang terinspirasi kisah nyata, Fuadi berhasil menciptakan kembali ciri-ciri khas budaya masa itu, terutama kepercayaannya bahwa kunci sukses pribadi adalah kesungguhan dan keikhlasan.  Juga sesuai zamannya, tokoh-tokoh Fuadi sama sekali tidak mempersoalkan absahnya pemerintahan Suharto atau keyakinan mereka sendiri sebagai orang yang beragama.  Novel ini perlu dibaca oleh setiap orang, baik Muslim maupun non-Muslim, yang ingin mengerti fondasi budaya kelas menengah zaman Reformasi.

helvy-facebookHelvy Tiana Rosa, Sastrawan dan Dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNJ

Novel ini antara lain bertutur tentang hubungan yang menyentuh antara anak dan ibu serta murid dan guru. Akhirnya kita yakin haqqul yakin, bahwa kombinasi patuh kepada ibu, hormat kepada guru dan usaha pantang menyerah adalah rumus sukses yang tak terlawankan. Berbahagialah para ibu yang telah membawa beragam keajaiban dan kemungkinan buat anaknya. Layak dibaca para ibu yang bermimpi membesarkan anak-anak terbaik.

Komentar tokoh lain bisa dilihat di menu "Apa Kata Para Tokoh"

Login Form
Statistik
Content View Hits : 769465