Gempa, Maninjau dan N5M
Bagi pembaca N5M, tentu tahu bahwa sebagian setting dari novel ini adalah ranah Minang. Maninjau, Bukittinggi, dan Padang ditulis sebagai sebuah kenangan indah masa kecil Alif. Ketiga daerah itulah yang dihentak gempa minggu lalu.
Sanak keluarga Fuadi yang masih tinggal di Bayur, Maninjau dan Padang juga ikut terkena gempa. Setelah menelepon ke dua tempat itu didapat kabar bahwa semua famili selamat, hanya rumah yang retak. Alhamdulillah. Tapi sekian ribu penduduk Sumbar dan Jambi jelas menderita. Mari kita panjatkan doa untuk kemudahan mereka.
Sebagian royalti N5M yang disiapkan untuk membangun lembaga sosial bernama "Komunitas Menara", akan disalurkan untuk membantu korban gempa. Silakan kalau ada pembaca yang tertarik untuk membantu rakyat Minang melalui berbagai badan amal dengan cara dan kemampuan masing-masing. (6/10/09)
| Comments |
|
Subscribe to RSS Feed

Riri Riza
KH Hasan A. Sahal, Pimpinan Pondok Modern Gontor, Ponorogo
Farhan, Penyiar dan Pembawa Acara
Bill Liddle, profesor ilmu politik,
Helvy Tiana Rosa, Sastrawan dan Dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNJ
Novelnya inspiratif dan dibumbui humo...
Saya hanya bisa mengatkan "GREAT&...
Buku yang ke-3 kapan terbit ?
Pengen ke Sumatera Barat deh jadinya
walau saya bukan dari pondok pesantre...